//
you're reading...
Catatan Pribadi

Gadis Kecil Penjual Koran

 

Foto ini di ambil Bellbobb-depressed Maggot pada 2011 lalu. Pernah dipamerkan di Gedung Kesenian Solo dengan judul “Kucoba Bunuh Diri” ditahun yang sama.

Saat melihat foto ini kali pertama, aku langsung tahu dimana foto ini diambil. Aku sering bertemu gadis itu. Gadis cilik penjual koran di perempatan Kota Barat. Orang tuanya juga melakukan pekerjaan yang sama.

Sore kemarin, aku ngidam rujak. Jadi kubela-belain tancap gas dari GKS nyari rujak ke Manahan. Tak sengaja bertemu gadis itu, masih dengan rok merah, seragam sekolahnya.

Aku hanya mengamati, sempat ingin membeli koran meski aku merasa tak butuh. Tapi kemudian aku hanya memperhatikan.

Dia menawarkan koran ‘O’ ditangannya kepada pengendara Xenia berplat H. Aku masih memperhatikan. Sopir Xenia itu membuka cendela kacanya dan menyodorkan uang seribu rupiah. Si gadis kecil menyodorkan korannya. Tapi, si sopir Xenia menolak koran itu.

Jadi, apa yang yang terjadi setelah penolakan itu? Tidak ada. Selain terima kasih dari si gadis kecil. Selain perasaan aneh yang tiba-tiba tumbuh dihatiku.

Siapapun pasti mahfum mengapa sopir Xenia menolak koran si gadis kecil, motifnya tak lain karena simpati atau malah belas kasihan. Agak disayangkan ia menolak koran itu. Menerima koran darinya adalah bentuk penghargaan. Menghargai kerja kerasnya sebagai penjual koran. Hidup dijalanan serba ambigu, mendidiknya dengan belas kasihan mungkin melahirkan mental-mental pengemis.

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: